Sabtu, 23 April 2011

Hal Brengsek dari Mengakhiri Sesuatu adalah Ketika Kita Tak Sadar Bahwa Kita Sedang Memulainya Kembali

Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.

Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 23 April 2011

Hal Brengsek dari Mengakhiri Sesuatu adalah Ketika Kita Tak Sadar Bahwa Kita Sedang Memulainya Kembali

Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.

Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 23 April 2011

Hal Brengsek dari Mengakhiri Sesuatu adalah Ketika Kita Tak Sadar Bahwa Kita Sedang Memulainya Kembali

Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.

Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar