Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.
Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 April 2011
Jumat, 22 April 2011
Beberapa Baris yang Rindu
Seperti yang sudah-sudah, saya hendak tidur sementara kau sibuk merayakan insomnia gilamu.
Di balik semuanyanya, kau menyembunyikan rapuh tubuhmu
Dan menyimpan rapi segunung beban yang hanya pada pundakmu.
***
Besok menjadi semakin menyenangkan karena ada perayaan menjadi manusia
Sayangnya kau tak bisa turut dalam parade adrenalin ini.
Tak apalah, toh kau lebih aman jika tidak bersamaku untuk saat ini.
***
Senin masih begitu jauh
Semoga esok aku tak kalah
Semoga lusa kau tak jatuh
Hingga nanti tiba waktunya kita berbagi peluh
Label:
Tolo-Tolo'ka
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 April 2011
Hal Brengsek dari Mengakhiri Sesuatu adalah Ketika Kita Tak Sadar Bahwa Kita Sedang Memulainya Kembali
Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.
Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!
Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!
Jumat, 22 April 2011
Beberapa Baris yang Rindu
Seperti yang sudah-sudah, saya hendak tidur sementara kau sibuk merayakan insomnia gilamu.
Di balik semuanyanya, kau menyembunyikan rapuh tubuhmu
Dan menyimpan rapi segunung beban yang hanya pada pundakmu.
***
Besok menjadi semakin menyenangkan karena ada perayaan menjadi manusia
Sayangnya kau tak bisa turut dalam parade adrenalin ini.
Tak apalah, toh kau lebih aman jika tidak bersamaku untuk saat ini.
***
Senin masih begitu jauh
Semoga esok aku tak kalah
Semoga lusa kau tak jatuh
Hingga nanti tiba waktunya kita berbagi peluh
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tolo-Tolo'ka. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 April 2011
Hal Brengsek dari Mengakhiri Sesuatu adalah Ketika Kita Tak Sadar Bahwa Kita Sedang Memulainya Kembali
Biar saja, malam sepi ini hanya ingin kumaki, toh hanya ada sedikit telinga yang kan mendengarnya. Tidak pula kau yang punya setumpuk alasan untuk menutup rapat telinga dan tenggelam dengan rutinitas sampah itu. Taik! Tak ada yang lebih menyebalkan dari duduk dan memaki semuanya sendiri di layar monitor ini.
Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!
Ah, saya tau nya hanya menggerutu, mengutuk diri. Besok saya kan mengakhirnya! Lihat saja!
Jumat, 22 April 2011
Beberapa Baris yang Rindu
Seperti yang sudah-sudah, saya hendak tidur sementara kau sibuk merayakan insomnia gilamu.
Di balik semuanyanya, kau menyembunyikan rapuh tubuhmu
Dan menyimpan rapi segunung beban yang hanya pada pundakmu.
***
Besok menjadi semakin menyenangkan karena ada perayaan menjadi manusia
Sayangnya kau tak bisa turut dalam parade adrenalin ini.
Tak apalah, toh kau lebih aman jika tidak bersamaku untuk saat ini.
***
Senin masih begitu jauh
Semoga esok aku tak kalah
Semoga lusa kau tak jatuh
Hingga nanti tiba waktunya kita berbagi peluh
Langganan:
Postingan (Atom)