Seperti yang sudah-sudah, saya hendak tidur sementara kau sibuk merayakan insomnia gilamu.
Di balik semuanyanya, kau menyembunyikan rapuh tubuhmu
Dan menyimpan rapi segunung beban yang hanya pada pundakmu.
***
Besok menjadi semakin menyenangkan karena ada perayaan menjadi manusia
Sayangnya kau tak bisa turut dalam parade adrenalin ini.
Tak apalah, toh kau lebih aman jika tidak bersamaku untuk saat ini.
***
Senin masih begitu jauh
Semoga esok aku tak kalah
Semoga lusa kau tak jatuh
Hingga nanti tiba waktunya kita berbagi peluh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar