Senin, 19 Mei 2014

Semoga Saya Tidak Lupa


Kemarin saya terlibat percakapan, walaupun tidak berapi-api seperti dulu tetap saja saya senang berbicara dengan temanku yang satu ini. Saat ini kami berdua terpisah di dua tempat yang berbeda, dan akan bertemu pada akhir bulan ini. Sama seperti sebelumnya percakapan kami masih seputar rencana ke depan, setelah berbulan-bulan ke tempat antah berantah mencari duit.

Ambisius, ya rencana yang kuajukan sendiri sangat ambisius walaupun di belakang hari motivasiku surut entah karena apa. Percakapan semalam membuat rencana yang mulai terlupa itu, tertata kembali, terususun kasar memberi gambaran apa yang akan saya lakukan sepulang nanti.

Saya mau menuliskannya di sini, jika suatu hari semangat kembali surut, saya akan mengingatnya bahwa saya sangat menginginkan hal ini terjadi.

#Plan 1 Membentuk Organisasi Massa
# Plan 2 Membentuk Komite Aksi Pendidikan dan Penyebarluasan Ide
#Plan 3 Membentuk Tim Organizer Buruh dan Miskin Kota Militan
#Plan 4 Menyusun sel usaha ekonomi kolektif
#Plan 5 Pengembangan sel kerja media dan propaganda

Hampir lima tahun kami terlibat dalam kerja kolektif namun hampir tidak ada hasil yang memuaskan. Sel media memang ada namun audiensnya kurang, sistem kerjanya terlalu cair, orang-orangnya tidak militan dan penerbitan medianya selalu molor dari deadline yang ditentukan.

Pengorganisiran? Hanya sebatas cerita di mulut saja, kami pernah mencobanya dan gagal total.

Membangun organisasi massa yang kuat dan militant? Saya baru kepikiran setahun terakhir, pengalaman minim dan eksperimentasi pertama menemui jalan buntu.

Satu jam lebih saya berbicara dengannya, teralu banyak hal disesali, terlalu banyak kesalahan dan tidak sedikit trauma yang dialami setelah banyak project yang gugur di tengah jalan atau hasilnya jauh dari ekspektasi.

Walaupun begitu, saya selalu dikuatkan oleh temanku yang satu ini. Saya masih percaya, kehidupan yang berbeda dari yang saat itu mungkin! Sangat mungkin, namun harus diusahakan dengan tangan dan keringat sendiri.  

Palu 19 Mei 2014
FF


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 19 Mei 2014

Semoga Saya Tidak Lupa


Kemarin saya terlibat percakapan, walaupun tidak berapi-api seperti dulu tetap saja saya senang berbicara dengan temanku yang satu ini. Saat ini kami berdua terpisah di dua tempat yang berbeda, dan akan bertemu pada akhir bulan ini. Sama seperti sebelumnya percakapan kami masih seputar rencana ke depan, setelah berbulan-bulan ke tempat antah berantah mencari duit.

Ambisius, ya rencana yang kuajukan sendiri sangat ambisius walaupun di belakang hari motivasiku surut entah karena apa. Percakapan semalam membuat rencana yang mulai terlupa itu, tertata kembali, terususun kasar memberi gambaran apa yang akan saya lakukan sepulang nanti.

Saya mau menuliskannya di sini, jika suatu hari semangat kembali surut, saya akan mengingatnya bahwa saya sangat menginginkan hal ini terjadi.

#Plan 1 Membentuk Organisasi Massa
# Plan 2 Membentuk Komite Aksi Pendidikan dan Penyebarluasan Ide
#Plan 3 Membentuk Tim Organizer Buruh dan Miskin Kota Militan
#Plan 4 Menyusun sel usaha ekonomi kolektif
#Plan 5 Pengembangan sel kerja media dan propaganda

Hampir lima tahun kami terlibat dalam kerja kolektif namun hampir tidak ada hasil yang memuaskan. Sel media memang ada namun audiensnya kurang, sistem kerjanya terlalu cair, orang-orangnya tidak militan dan penerbitan medianya selalu molor dari deadline yang ditentukan.

Pengorganisiran? Hanya sebatas cerita di mulut saja, kami pernah mencobanya dan gagal total.

Membangun organisasi massa yang kuat dan militant? Saya baru kepikiran setahun terakhir, pengalaman minim dan eksperimentasi pertama menemui jalan buntu.

Satu jam lebih saya berbicara dengannya, teralu banyak hal disesali, terlalu banyak kesalahan dan tidak sedikit trauma yang dialami setelah banyak project yang gugur di tengah jalan atau hasilnya jauh dari ekspektasi.

Walaupun begitu, saya selalu dikuatkan oleh temanku yang satu ini. Saya masih percaya, kehidupan yang berbeda dari yang saat itu mungkin! Sangat mungkin, namun harus diusahakan dengan tangan dan keringat sendiri.  

Palu 19 Mei 2014
FF


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 19 Mei 2014

Semoga Saya Tidak Lupa


Kemarin saya terlibat percakapan, walaupun tidak berapi-api seperti dulu tetap saja saya senang berbicara dengan temanku yang satu ini. Saat ini kami berdua terpisah di dua tempat yang berbeda, dan akan bertemu pada akhir bulan ini. Sama seperti sebelumnya percakapan kami masih seputar rencana ke depan, setelah berbulan-bulan ke tempat antah berantah mencari duit.

Ambisius, ya rencana yang kuajukan sendiri sangat ambisius walaupun di belakang hari motivasiku surut entah karena apa. Percakapan semalam membuat rencana yang mulai terlupa itu, tertata kembali, terususun kasar memberi gambaran apa yang akan saya lakukan sepulang nanti.

Saya mau menuliskannya di sini, jika suatu hari semangat kembali surut, saya akan mengingatnya bahwa saya sangat menginginkan hal ini terjadi.

#Plan 1 Membentuk Organisasi Massa
# Plan 2 Membentuk Komite Aksi Pendidikan dan Penyebarluasan Ide
#Plan 3 Membentuk Tim Organizer Buruh dan Miskin Kota Militan
#Plan 4 Menyusun sel usaha ekonomi kolektif
#Plan 5 Pengembangan sel kerja media dan propaganda

Hampir lima tahun kami terlibat dalam kerja kolektif namun hampir tidak ada hasil yang memuaskan. Sel media memang ada namun audiensnya kurang, sistem kerjanya terlalu cair, orang-orangnya tidak militan dan penerbitan medianya selalu molor dari deadline yang ditentukan.

Pengorganisiran? Hanya sebatas cerita di mulut saja, kami pernah mencobanya dan gagal total.

Membangun organisasi massa yang kuat dan militant? Saya baru kepikiran setahun terakhir, pengalaman minim dan eksperimentasi pertama menemui jalan buntu.

Satu jam lebih saya berbicara dengannya, teralu banyak hal disesali, terlalu banyak kesalahan dan tidak sedikit trauma yang dialami setelah banyak project yang gugur di tengah jalan atau hasilnya jauh dari ekspektasi.

Walaupun begitu, saya selalu dikuatkan oleh temanku yang satu ini. Saya masih percaya, kehidupan yang berbeda dari yang saat itu mungkin! Sangat mungkin, namun harus diusahakan dengan tangan dan keringat sendiri.  

Palu 19 Mei 2014
FF


Tidak ada komentar:

Posting Komentar